Perjalanan Ini (Masih Panjang)
Satu tahun lebih aku tidak menulis di blog ini, dan itu bukanlah waktu yang singkat untuk kekosongan. Banyak hal yang ingin aku ceritakan selama satu tahun kekosongan itu, tapi terkadang aku terlalu malas untuk buka blog dan menulis.
Postingan terakhir satu tahun yang lalu saat aku masih kuliah. Saat itu belum banyak dari kami yang terpisah. Kami yang aku maksud disini adalah teman2 seperjuangan semacam Ale handroe, Agil, Erick, dan lain sebagainya (emangnya barang).
Tapi seiring waktu berjalan kami harus mengejar cita2 masing2, dan mulai pergi satu persatu dari kota Padang. Kini semua dari kami telah meninggalkan kota padang, mengikuti naluri yang akan membawa kepada impian kami.
Di sinilah aku sekarang, berada ditengah hiruk pikuk salah satu kota metropolitan, kota Medan. Menciduk ilmu sedikit demi sedikit, ilmu yang nantinya Insya Allah akan berguna bagi orang lain.
Meskipun tak pernah bermimpi menjadi seorang Guru, namun sepertinya aku akan menjadi seorang Guru. Aku adalah orang yang tak pernah mengkotak2 kan suatu profesi yang harus aku jalani. Aku membebaskan pikiran dan hati untuk menjadi apa diriku. Karena saat aku bebas dan merasa bahagia dengan apa yang aku jalani, aku akan bertahan dengan apa yang telah aku pilih.
Postingan terakhir satu tahun yang lalu saat aku masih kuliah. Saat itu belum banyak dari kami yang terpisah. Kami yang aku maksud disini adalah teman2 seperjuangan semacam Ale handroe, Agil, Erick, dan lain sebagainya (emangnya barang).
Tapi seiring waktu berjalan kami harus mengejar cita2 masing2, dan mulai pergi satu persatu dari kota Padang. Kini semua dari kami telah meninggalkan kota padang, mengikuti naluri yang akan membawa kepada impian kami.
Di sinilah aku sekarang, berada ditengah hiruk pikuk salah satu kota metropolitan, kota Medan. Menciduk ilmu sedikit demi sedikit, ilmu yang nantinya Insya Allah akan berguna bagi orang lain.
Meskipun tak pernah bermimpi menjadi seorang Guru, namun sepertinya aku akan menjadi seorang Guru. Aku adalah orang yang tak pernah mengkotak2 kan suatu profesi yang harus aku jalani. Aku membebaskan pikiran dan hati untuk menjadi apa diriku. Karena saat aku bebas dan merasa bahagia dengan apa yang aku jalani, aku akan bertahan dengan apa yang telah aku pilih.
Komentar
Posting Komentar