Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Aku dan Kebencian

Seorang pria datang menghampiriku, lama aku memandangi wajahnya. Aku mengenalnya, tak ada yang berbeda. Sangat mirip denganku, hanya saja senyum dan keceriaan terpancar dari wajahnya. Ia menghampiriku yang duduk bersandar, disebuah kursi di taman. Aku yang penuh dengan kesuraman, pandangan yang tanpa rasa, hampa. Angin yang menyibak rambutku dan terpaan dedaunan berjatuhan tak mampu mengisi kehampaan. Dia hanya duduk disampingku, tanpa berbicara. Dengan hati-hati ia beranjak dari langkahnya berusaha agar aku tak menyadari keberadaannya. Tapi usahanya sia-sia, hangat merona yang terpancar dari wajahnya telah mencairkan dinginnya tatapanku pada rembulan. Aku menunggunya berkata. Apapun yang akan dia katakan akan aku dengarkan, bahkan jika dia harus mencaci maki dan mengeluarkan sumpah serapah kepadaku. Tapi tidak, dia hanya diam dan tersenyum kepadaku. Semakin kesal rasanya karena aku semakin terpojok olehnya. Dengan sisa kesabaran aku bertanya "siapakah dirimu yang tiba...

Ketika Rindu Di Tempat Yang Salah

Dia terkenang saat bertemu Dia pertama aku merindu Kepadanya ingin kuberikan hati Kepadanya saat kembali Aku terlupa disaat yang sama, suatu ketika dirinya tiada Keberadaannya tak lagi sama Dia hanyalah rinduku semu Rindu yang membias diantara embun dan mentari Sesungguhnya aku tau ada satu tempat merindu Rindu kembali akan kepulangan Yang memberikan rindu kepada pagi Menitipkan rindu kepada senja Sehelai rindu yang tak pernah ditanyakan-Nya

Perjalanan Ini (Masih Panjang)

Satu tahun lebih aku tidak menulis di blog ini, dan itu bukanlah waktu yang singkat untuk kekosongan. Banyak hal yang ingin aku ceritakan selama satu tahun kekosongan itu, tapi terkadang aku terlalu malas untuk buka blog dan menulis. Postingan terakhir satu tahun yang lalu saat aku masih kuliah. Saat itu belum banyak dari kami yang terpisah. Kami yang aku maksud disini adalah teman2 seperjuangan semacam  Ale handroe , Agil, Erick, dan lain sebagainya (emangnya barang). Tapi seiring waktu berjalan kami harus mengejar cita2 masing2, dan mulai pergi satu persatu dari kota Padang. Kini semua dari kami telah meninggalkan kota padang, mengikuti naluri yang akan membawa kepada impian kami. Di sinilah aku sekarang, berada ditengah hiruk pikuk salah satu kota metropolitan, kota Medan. Menciduk ilmu sedikit demi sedikit, ilmu yang nantinya Insya Allah akan berguna bagi orang lain. Meskipun tak pernah bermimpi menjadi seorang Guru, namun sepertinya aku akan menjadi seorang Guru. ...

Sekian Lama (Aku Menunggu)

Lihat atas, lihat bawah... ahhhhh.... ternyata udah lama blog ini tak ku apdet... bahkan aku lupa kapan terakhir Nabila Syakieb membalas SMS ku.... (iya tau kok gak ada hubungannya, gak usah protes) Oleh karena itulah halnya (pemborosan kata, jangan ditiru) aku menjadi bingung harus mulai menulis darimana, dan apa yang harus aku tulis. Dikarenakan banyaknya yang ingin aku ceritakan semakin bingunglah aku harus memulai. yeahhh.. Tapi sebaiknya aku mulai dari happening event aja lah y, ato bahasa simple ny yg lagi kejadian sama aku sekarang. Saat ini aku adalah kekasih dari Nabila Syakieb, rencananya taon ini kita bakal nikah. (oke yang protes gw gampar....) Back to topic (hidayat) Sekarang aku lagi ada di kota Medan, yup.....ini  MEDAN bung...... Bagaimana bisa.....??? Bisa donk, Eyang subur aja bisa masuk tipi.... heuheuheu... Jadi ceritanya begini (jika ceritanya begitu, maka bukanlah cerita yang aku maksud)........ Setelah sukses dikeluarkan dari kampus d...